REKOMENDASI MENU HARIAN PENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN ALGORITMA DIFFERENTIAL EVOLUTION

  • Hendry Setiawan Universitas Ma Chung

Abstract

Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan turunan dan disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Penderita DM tidak dapat sembuh, namun dapat melangsungkan kehidupan normal dengan control yang tepat. Kontrol dilakukan melalui olahraga maupun pola makan yang benar. Untuk pola makan, dibutuhkan ahli gizi yang akan membantu menghitung kebutuhan nutrisi yang diperlukan. Dengan keterbatasan jumlah ahli gizi, maka tidak setiap penderita dapat mengetahui kebutuhan nutrisinya.

Algoritma differential evolution(DE), merupakan salah satu algoritma metaheuristik yang akan melakukan pencarian komposisi nutrisi yang dibutuhkan penderita. Pencarian nutrisi didasarkan pada 3 porsi makanan besar dan 2 porsi makanan kecil akan dilakukan untuk memnuhi kalori, protein, lemak, dan karbohidrat yang sesuai.

Hasil yang diperoleh dari algoritma differential evolution dengan setting parameter factor skala (F) sebesar 0,8, probabilitas crossover(0,8), Jumlah dimensi 5, jumlah populasi dalam 1 generasi 10, pada 20 ujicoba didapatkan akurasi sebesar 97,91%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azis, W. A., Muriman, L. Y., & Burhan, S. R. (Februari 2020). Hubungan Aantara Tingkat Pengetahuan dengan Gaya Hidup pada Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2(1), 105-114.
Betteng, R., Pangemanan, D., & Mayulu, N. (Juli 2014). Analisis Faktor Resiko Penyebab Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 2 pada Wanita Usia Produktif di Puskesmas Wawonasa. Jurnal e-Biomedik, 404-412.
Engelbrecht, A. P. (2007). Computational Intelligence An Introduction. John Wiley & Sons,Ltd.
Feoktistov, V. (2006). Differentia Evolution In Search of Solutions. Springer.
Harismi, A. (2020, Februari 26). memahami angka kecukupan gizi dan cara memenuhinya. Retrieved from sehatq.com/artikel/memahami angka kecukupan gizi dan cara memenuhinya.
Harris, J. A., & Benedict, F. G. (1918, December 15). A Biometric Study of Human Basal Metabolism. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, pp. 370-373.
Karmiathi, N. M. (November 2016). Penentuan kebutuhan kalori Harian pada Penderita Diabetes dengan Fuzzy Logic Metode Mamdani. Logic, 186-192.
Kumalasari, N. A., Juniarsana, I. W., & Suantara, I. R. (Agustus 2013). Aplikasi 3 J dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Rawat Jalan di Puskesmas II Denpasar Barat. Jurnal Ilmu Gizi , 92-101.
Nugroho, S. (Oktober 2012). Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Melitus melalui Olahraga. Medikora, IX(1).
Price, K., Storn, R. M., & Lampinen, J. A. (2005). Differential Evolution A Practical Approach to Global Optimization. New York: Springer.
Setiawan, H., Tan, D. F., & Prilianti, K. R. (Oktober 2018). Implementasi Differential Evolution untuk Optimasi Jadwal Produksi. Jurnal Buana Informatika, IX(2), 127-137.
How to Cite
[1]
H. Setiawan, “REKOMENDASI MENU HARIAN PENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN ALGORITMA DIFFERENTIAL EVOLUTION ”, JIP, vol. 8, no. 3, pp. 31-38, Jun. 2022.